Dua Karya Cetak Umma di Akhir Tahun

 Assalamu'alaikum warahmatullah, selamat malam
Para pembaca yang baik hati, apa kabar? Semoga senantiasa sehat dan dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhana wa Ta'ala. 

Masyaa Allah tabarakarrahman. Tak terasa, sudah lebih dari dua bulan, Umma mengkosongkan jadwal menulis pada website ini. Ada yang kangen ngga sih? Hehe.

Saudara-Saudariku sekalian. Tentu, banyak hal yang telah kita lalui selama beberapa puluh hari di belakang. Yang paling santer dikabarkan adalah pembersihan etnis dan pembantaian besar-besaran terhadap Saudara-Saudari hingga anak-anak di Palestina sana. Kita doakan, semoga mereka diberikan semangat, ketabahan dan kekuatan tak putus, tak redam dan tak redup menghadapi ini semua. 

Jika ada rezeki berlebih, sisihkan untuk berdonasi ya. Semoga bisa sedikit meringankan beban duka serta derita. Walaupun, akhlak masyarakat pejuang Tanah Para Nabi ini sangat mulia. Mereka mengatakan tidak memerlukan donasi, mereka hanya butuh kita senantiasa mendoakan dan mengingat pada setiap nafas gerak hidup di Indonesia. 

Bahkan, Umma pernah menemukan kesaksian ulama yang menyalurkan donasi ke Palestina, hanya diterima separuhnya. Yang setengah ditambah donasi rakyat Tanah Para Nabi, diminta untuk diteruskan kepada rakyat negara Islam lain, yang juga sedang terjajah atau menderita kekurangan. Seperti Suriah atau Somalia dsb. 

Sungguh, bagi mereka, melawan penjajahan selama 75 tahun, tak membuat lalai untuk peduli dan saling menolong. Maka, apa kabar kita yang 78 tahun merdeka? Semoga dapat meniru semangat kemanusiaan tersebut. 

***

Dua bulan ini juga memberi jeda terhadap karya digital Umma. Lantas alhamdulillah, biidznillah. Masih dimampukan mengkaryakan diri dalam wujud buku cetak. 

Allahu akbar! Dua karya buku dalam kurun waktu hanya selisih beberapa pekan saja. 

Yup! Alhamdulillah Umma dan Tante Ranti berkesempatan merevisi naskah duet lawas Novel Nagara Bhakti : Senandung Cinta Wanita Praja. Diterbitkan lagi edisi barunya oleh Indiva Mitra Pustaka, lini penerbitan mandiri Indiva Media Kreasi. 


Dalam bingkai : Sampul depan dan belakang Nagara Bhakti. 

Lantas, beberapa pekan berselang. Umma menerbitkan kumpulan feature hikmah sebagai alumni wanita praja dan di balik layar penyusunan novel Nagara Bhakti. Karya itu berjudul Kekokohan yang Lembut. Lagi-lagi, tentu saja, hasil swa menerbitkan di Indiva. Ini tautan daring untuk memesan kedua karya itu, marketplace Toko Buku Indiva 


Dalam Bingkai : Sampul depan dan belakang Buku Kekokohan yang Lembut

Gimana? Kalian udah punya belum karya-karya di atas?
Kalau sudah, Umma sangat berterimakasih. Karena kalian telah menyemarakkan sumbangsih melalui bingkisan literasi ini. 

Jika belum, ayo masih tersedia banyak di Shopee Toko Buku Indiva. Buruan beli. 

Terima kasih. 

Komentar

Postingan Populer